23 Okt 2010

Menjual Mimpi

Wajah Mat Sani kelihatan muram tak bersemangat. Gerahamnya terkatup menahan amarah. Sementara di sudut ruangan kedai wong edan Bang Udin duduk termenung, pikirannya melayang entah kemana.
"Ada - ada aja nih tingkah laku manusia" kata Kang Somat yang tiba - tiba masuk mengejutkan Mat Sani dan Bang Udin.
"Udah tau kok ngomong !" sergah Bang Udin.
"Kamu bisanya cuman mengkeritik aja Kang.." kata Mat Sani merasa tersindir oleh kata -kata Kang Somat.
"Memangnya perkataan saya menyinggung kamu, San ?"
"Bukannya menyinggung, tapi juga menikam......."
"Aha, kalo begitu perkataan saya ada benarnya kan, San !"
"Benar, memang, tapi ada salahnya !"
"Salah bagaimana ?"
"Sekarang ini emang banyak manusia yang berkelakuan atau bertingkah aneh. Tapi ngak semuanya seperti itu, Kang !!"

"Memang kamu tau, apa yang sedang saya pikirkan, San ?"
"Walah, paling juga lagi mikirin Yati janda desa sebelah" timpal Bang Udin, konyol.
Ketiga orang itu lantas meledak tawanya.
"Yati kepala mu peang. Aku ini lagi mikirin orang yang menjual mimpi di internet itu loh !!!.
"Maksud kamu itu apa toh Mat ?" tanya Bang Udin
"Maksud ku itu adalah adanya situs - situs di internet yang menjanjikan kekayaan secara instant, Bang"
"Memangnya ada Kang !!, kalau begitu aku mau ikutan ah !!!" ujar Ipul yang tiba - tiba masuk ke kedai wong edan.
"Cah Edan !" kata Kang Somat, dengan wajah sewot.
"Memang kamu mau ikutan apa, Pul ? tanya Mat Sani
"He he he jadi orang kaya secara instant dong" jawab Ipul sambil cengengesan
"Ngawur kamu Pul !, ngak ada itu kaya secara instant, kalo ingin kaya ya usaha !" timpal Bang Udin
"Tadi kata Kang Somat ada situs di internet yang bisa membuat kita kaya secara instant."
"Itu mah cuman janji - janji surga aja Pul, seperti mimpi di siang bolong." kata Kang Somat
"Maksudnya, Kang ?"
"Coba kamu bayangkan, atau pikirkan. Masak iya sih, hanya dengan bermodalkan e-book atau script/software murahan, Kamu akhirnya bisa menjadi kaya raya hanya dalam waktu 1 bulan."
 "Ya ndak mungkin, Kang"
"Makanya jangan lantas mau ikut aja kalo ngak tau"
"Ebook yang mereka jual itu seperti apa, Kang ?" tanya Mat Sani penasaran, ingin tau.
"1 juta pertama lewat internet, usaha dengan modal Rp.10ribu, rahasia menghasilkan kekayaan diinternet, ATM hacking, Bagaimana cara memperoleh software apapun secara gratis, cara ampuh menjaring kunjungan web, browsing murah tampa akses internet, panduan ideot bikin blog".
"He he he he he, orang ideot juga bisa toh Kang, bikin blog" potong Ipul cengengesan.
"Masih ada lagi ngak, Mat ?" tanya Bang Udin yang ikut penasaran.
"Ada, yaitu, rahasia Bento ,cara promosi web hasil beruntun, 13 langkah cegah SMS sedot pulsa, 75 blog idea, gygapro smart, master turbo seller, berhenti jadi nasabah kartu kredit dan ......"
"Pasti tuh orang banyak utangnya, jadi mau berhenti jadi nasabah kartu kredit". potong Ipul sambil tersenyum sinis.
"Terus, Kang ? tanya Ipul
"Mendapatkan ebook dengan google, rahasia ATM, smart machine sistem, hypnosite, hunting job, lupa sandi email yahoo anda gampang, trik terbebas dari hutang, dan banyak lagi".
"Ya, kalo dilihat dari judulnya sih, seperti orang yang lagi menjual mimpi, benar ngak Kang ?" kata Mat Sani
"Ya begitulah ulah manusia zaman sekarang, semuanya dilakukan hanya sekedar mencari rupiah, mau caranya benar atau salah yang penting perut kenyang".
"Adalagi yang lebih konyo, Kang". kata Bung Maul yang dari tadi diam saja mendengarkan omongan mereka.
"Maksudnya, Bung ?". tanya Bang Udin dengan kening berkerut.
"Coba bayang kan ada ebook dengan judul, bisnis kolongmerat, uang cerdas, uang gratis, cetak uang, cetak uang ambil uang di ATM, bikin duit dan alat hipnotiz penghasil uang otomatis. Ini bisa menyesatkan orang awam yang tidak mengerti bahasa pengiklanan".
"Namanya juga menjual mimpi, Bung !, segala macam akal atau cara digunakan untuk menjerat korban, he he he he he" tawa Ipul.
"Saya heran dengan mereka, apa ngak punya hati berbuat seperti itu !" desah Bang Udin
"Namanya juga zamannya, zaman edan, ya wes pada edan semuanya". celetuk Mat Sani


Artikel yang sama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Anda suka dengan postingan ini
Berikan komentar Anda